Tuesday, January 4, 2011

Awan , Angan , Abstrak , Kamu .

Laut memerah karena darah tak kunjung surut
Remang-remang kulihat sosok tangguh si dia
Pribadi menawan dibawah awan-awan
Terbingkai sabit senyuman dengan elang dimatanya

Kutiupkan maksud dari kejauhan
Tapi tak sampai karena ia baru angan-angan
Lalu kusimpulkan senyum tipis,
Namun ia malah meringis..
Sungguh kujadi tak mengerti
Peran apa yang sedang kita lakoni
Sandiwara yang dibayar kecewa
Atau berbuntut nafsu yang tak mungkin mengikis garis-garis abstrak
Terbentang sungai panjang diantara kita
Dingin sebagai selimut
Dan kamu bak mimpi tengah malam
Tak kuingkari kalau nyatanya kamu tak seindah yang dirasakan

Satu yang pasti, akan ku renggut topengmu
Lalu akan kuusahakan menatapmu
Menelusuri karakter yang pantas
Untuk aku dan kamu.








.alia.


2 comments:

Thaks For Your Comments